Entries for February, 2008

Akhirnya, Open Source

Friday, February 29th, 2008
Masih berhubungan dengan hilangnya laptop,
saya akhirnya menggunakan kembali laptop lama saya.
Masalahnya, laptop lama saya
masih menggunakan prosesor Pentium 4.
Bila saya masih menggunakan cara lama,
poligami Linux dengan "jendela",
kasihan laptopnya.

Akhirnya dengan memantapkan niat,
jadi juga memasukkan CD Ubuntu 7.10 Gutsy Gibbon.
Setelah memformat seluruh data,
dan menginstall sistem operasi open source itu,
saya resmi bermonogami dengan Linux.

Ternyata toh ya lebih bagus pakai Linux,
dengan laptop berspesifikasi rendah saja
bisa lumayan cepat.
Coba bandingkan dengan menggunakan "jendela"
dengan prosesor Pentium 4.
Loadingnya bisa bertahun-tahun.

Memulai sesuatu yang baru terkadang butuh kejadian tak terduga ya

Di Radio Aku Dengar…..

Friday, February 29th, 2008
Well, sebenernya ini termasuk crita sedih menyayat. Sumpah, jadi sebuah kebetulan yang gak elit, kok bisa aq ktimpa kesialan yang beruntun. Smua trjadi bgitu aja. Hhh.., mungkin Yang Di Atas lagi menguji ato malah lagi ngasi petunjuk. Toh aq juga pernah ngalamin ssuatu yang lebih dodol lagi dari ini. Smua berawal ketika aq lahir…(weleh kelamaan bos), [...]

Ayat-ayat Cinta The Movie - Premiere

Friday, February 29th, 2008

Akhirnya setelah mengalami penundaan selama 2 bulan, Ayat-Ayat Cinta The Movie sekarang sudah dapat ditonton di bioskop2 terdekat dikota anda, walau sebenarnya sudah banyak beredar file video dari film ini di kalangan mahasiswa di jogja beberapa waktu sebelumnya (gak tau ya kalo kota lain).

Kemaren tanggal 28 Febuari adalah hari pertama film ayat-ayat cinta the movie diputar serentak di berbagai kota di Indonesia dan saya berhasil mendapatkan kesempatan untuk menonton hari itu juga. Sebenarnya banyak rumor bermunculan seputar adanya penundaan film ini, diantaranya adalah karena adanya perbaikan beberapa adegan atau bahkan ada yang mengatakan ini adalah startegi pasar. Saya sendiri tidak bisa memastikan apa penyebabnya.

Dari sejak posting saya yang ini saya sudah yakin kalo saya akan kecewa dengan film ini yang notabene adalah film yang diangkat dari sebuah karya novel, dan kekecewaan itu sangat terbukti, bukan hanya saya mungkin yang mengalaminya, tapi teman2 yang lain yang sebelum nonton filmnya terlebih dahulu baca novelnya. Karena menurut saya kurang lebih 80% cerita di film menyimpang dari novelnya.

Saat saya nonton itu, setelah 30 menit pertama saya sudah berniat beranjak dari situ dan pulang (tapi saya urungkan - penasaran). Akhirnya saya sempat mencatat beberapa penyimpangan umum dari novelnya sebagai berikut:

  1. Di awal film, Fahri (Fedi Nuril) meminta Maria (Carissa Putri) untuk masuk ke flatnya dan mengecek komputer yang dimiliki Fahri. Hal semacam ini tidak mungkin dilakukan oleh Fahri bin Abdullah Shidiq (Fahri versi Novel) yang sangat menjaga jarak dengan perempuan.
  2. Perkenalan dengan Aisha (Rianti Cartwright) sangat berbeda dari apa yang diceritakan novel, dan entah kenapa Aisha seperti sudah tahu banyak tentang Fahri sejak pertemuan pertama - karena Aisha langsung menanyakan kepada paman Eqbal (Surya Saputra) apakah kenal dengan Fahri yang baru ditemuinya.
  3. Disamping sikap ‘berani’ Fahri yang meminta Maria datang ke flatnya, ternyata Fahri di film memiliki kebiasaan yang tidak baik, dia tidak bisa menjaga pandangan, padahal Fahri bin Abdullah Shidiq sangat menekankan hal ini, bahkan saat berbicara dengan wanita pun dia tidak memandang langsung. Tapi kalo di film, muka Fahri kayaknya MUPENG (baca: Muka Pengen) banget.
  4. Fahri berulang kali menelepon orang taunya di Indonesia untuk berbincang-bincang, padahal Fahri bin Abdullah Shidiq hanya satu kali menelepon orang tuanya untuk meminta restu akan pernikahan yang akan dijalaninya, dan inipun harus berjanji dulu karena orang tuanya tidak punya telepon dan harus ketempat kerabat yang memiliki telepon.
  5. Kenyataan waktu kecil Noura (Zaskia Mecca) yang bukan merupakan anak kandung Bahadur yang sudah diketahuinya saat Noura disiksa keluar rumah saat itu, padahal di novelnya kenyataan pertukaran bayi Noura ini baru terungkap di sela-sela menyembunyikan Noura dari Bahadur.
  6. Pamannya Nurul meminta Fahri untuk menikahi Nurul (Melanie Putria) setelah kurang lebih sebulan menikah dengan Aisha (gak sopan banget, suami orang kok dilamar). Padahal di novel, permintaan pamannya ini datang tepat beberapa jam sebelum Walimatul Ursy (Resepsi Pernikahan) Fahri dan Aisha.
  7. Kalo dalam novel, Maria sakit karena kehilangan sosok Fahri, artinya sakitnya adalah sakit trauma psikologis yang disebutkan dengan “Sakit Cinta”, tapi di film ternyata Maria memang memiliki sakit fisik yang tidak dijelaskan dan ditambah lagi kecelakaan - ditabrak mobil yang sebenarnya adalah percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh oleh Bahadur
  8. Aisha di film itu memiliki image yang jelek, malah saya sempat berfikir bahwa Aisha itu (di film) adalah orang yang Licik. Dilihat dari cara bicaranya, tertawanya, dari sikapnya (atau mungkin artisnya?) dan dari berbagai hal yang ternyata mengesankan bahwa dia sangat berbeda sekali dari tabiat Aisha binti Rudolf Kremas (Aisha versi novel).
  9. Sikap yang di tunjukkan Fahri di penjara benar-benar bukan Fahri bin Abdullah Shidiq, karena sepertinya Fahri di film ini tidak memiliki pegangan iman yang kuat, ini terbukti dari caranya menghadapi keadaan dengan marah-marah. Bahkan sempat suatu adegan, Fahri berulang kali mengulang Takbiratul Ihram dalam shalatnya karena kesedihan yang mendalam - sesuatu yang sepertinya tidak akan di lakukan oleh orang seperti Fahri bin Abdullah Shidiq - apalagi dalam Shalatnya.
  10. Sebenarnya masih banyak hal2 menyimpang lainnya dari karya sinema ini, diataranya yang masih saya ingat adalah tidak lengkapnya keluarga Girgis (keluarga Maria - Yousef (adik laki-laki maria) dan tuan Boutros (ayah Maria) tidak ada di film) kemudian meninggalnya Syaikh Utsman (di Novel, beliau tidak pernah meninggal), atau bahkan hal2 kecil seperti Mobil Fahri yang sebenarnya (novel) adalah Nissan Terrano tapi di film ternyata Mercedes Benz, atau beberapa hal kecil lainnya.

Oh iya, ada lagi perbedaan mendasar dalam film ini dari novelnya, yaitu bahwa Maria sempat hidup satu rumah dengan Fahri dan Aisha, kenyataannya (novel) Maria terus terbaring di rumah sakit hingga akhir hayatnya setelah dinikai Fahri. Tapi improvisasi atau penambahan cerita ini adalah satu-satunya (menurut saya) bagian yang menarik dari seluruh jalan cerita film dari awal hingga akhir.

Tentang pemerannya, saya sudah sejak awal berfikir kalo karakter Aisha tidak cocok diperankan oleh Rianti Cartwright, dan sepertinya hal ini memang beralasan dan terbukti. Malah saya terkesan dengan tokoh yang diperankan oleh Carissa Putri, dia cocok dengan apa yang dibawakannya (soalnya cantik juga sih). Dan menurut saya, Carissa Putri lebih cocok menjadi Aisha dibandingkan Rianti.

Jadi kesimpulannya, menurut saya film ini tidak layak kalo memakai label “Diangkat dari Novel Best Seller ‘Ayat-Ayat Cinta’ karya Habiburrahman El Shirazy”. Saya lebih setuju kalo film ini diganti dengan judul lain seperti Bait-Bait Cinta atau mungkin Surat-Surat Cinta, karena film ini jauh dari jalan cerita di dalam novelnya sendiri.

Tapi ingat, posting ini adalah sudut pandang saya sendiri. Tidak ada motivasi untuk melecehkan ataupun menghina. Sekedar opini pribadi.

Saran: lebih baik anda nonton filemnya dulu baru baca novel, jangan dibalik, kalopun sudah terlanjur, mending baca novelnya lagi untuk memulihkan kesan anda terhadap karya sastra ini.

Hari yang huaaaammm…Ngantuk!

Thursday, February 28th, 2008

Hohoho…

Pagi ini aku semangat banget ngerjain tugas Sister (bukan sodara perempuan loh ya), tapi tugas mata kuliah sistem terdistribusi. Jadi ceritanya suruh bikin simulasi multithreading gitu…(hehe yang ga paham, tenang aja… yang punya blog juga ga paham kok) hehehe.

Setelah selesai, beranjaklah saya ke kampus. Kuliah Metode statistik. Ada sedikit polemik yang terjadi. Dosen kami yang sabarnya bukan maen itu tadi agak “terbakar” karena banyak yang telat (termasuk saya). Dan akhirnya menetapkan

“Minggu depan yang telat 10 menit baik saya maupun anda tidak perlu mengikuti kuliah” . Mantaffff!!! Saya??? Selamat, coz cuma telat 8 menit… tapi yang manteb lagi, temen2 saya yang tercinta satu per satu masih berdatangan dengan santainya di menit2 selanjutnya. Ada Agung yang datang waktu sang dosen sedang mulai kecewa (turut berduka atas dikomentarinya diri anda di depan teman2 hihihi) lalu ada Jan yang dengan pedenya datang 45menit terlambat. Dan yang paling mantafff memang sang raja telat+mancing Mr.Afif…Haha hampir satu jam. KAU MEMANG SEJATI!

(more…)

vote Indonesia for Natural 7 Wonders

Thursday, February 28th, 2008

Masih inget posting saya yang tentang 7 keajaiban dunia yang baru itu kan, nah sesuai yang saya informasikan di akhir posting itu bahwa akan diadakan lagi pemilihan keajaiban dunia baru lagi tahun 2008 ini tapi keajaiban dunia ini lebih pada keajaiban alam. Artinya sesuatu yang tidak dibuat manusia dan lebih karena cirikhas bentuk atau ekosistem yang ada di alam tersebut.

Sistem pemilihan itu adalah semua orang bebas menominasikan cirikhas bentang alam yang menurutnya menakjubkan dengan mendaftarkannya di situs resminya, setelah itu dari semua nominasi itu akan dipilih beberapa nominasi yang memenuhi kriteria dan akan dibuka untuk diadakan voting secara online melalui website N7W Foundation.

Voting online ini akan berlangsung hingga 31 Desember 2008, dan dari hasil voting tersebut akan beberapa nominasi teratas akan dipilih oleh para ahli untuk di sortir menjadi 21 nominasi saja. Dari ke 21 nominasi ini akan diadakan voting online tahap kedua yang berlangsung hingga tahun 2009 bahkan tahun 2010.

Nah nominasi yang memiliki popularitas paling tinggi akan diumumkan pada musim panas tahun 2010 untuk dinominasikan sebagai 7 Keajaiban Alam yang baru.

Dulu saya pernah memasukkan nominasi Raja Ampat - Papua sebagai calon dari kategori Coral Reef (karena saya seneng Nyelam dan pengen banget ke Raja Ampat), tapi sayang nominasi ini belum sempat muncul sebagai calon yang dapat dipilih oleh kita semua, tapi jangan khawatir karena dari indonesia ada 2 lokasi yang dapat kita pilih untuk menjadi yang terbaik, yaitu :
- Komodo National Park.
- Krakatau Vulcanic Island.
Mari kita ikut berpartisipasi dalam pemilihan tersebut, jangan ragu-ragu, langsung saja pencet sini untuk memilih. Tapi anda tetap harus memilih tujuh yang adil ya, yaah paling tidak 2 nominasi dari Indonesia itu ada di pilihan teratas anda. Yang jelas kita sudah usaha, betul?

Sukseskan Visit Indonesia 2008 dan Menuju Indonesia Sehat 2010 -> ra ono hubungane.

Saat tulisan ini dibuat (28/02) peringkat Komodo National Park berada di no 38 atau naik satu peringkat dari hari sebelumnya.

Kalo saya sih pilihnya seperti ini:

Kalo anda bagaimana? Monggo, yang lain ikutan. Jangan malu-malu.

WordPress Complete

Wednesday, February 27th, 2008


WordPress is an open-source blog engine released under the GNU general public license. It allows users to easily create dynamic blogs with great content and many outstanding features. It is an ideal tool for developing blogs and though it is chiefly used for blogging, it can also be used as a complete CMS with very little effort. Its versality and ease of use have attracted a large, enthusiastic, and helpful community of users.

If you want to create powerful, fully featured blogs in no time, this book is for you. This book will help you explore WordPress showing you what it offers and how to go about building your blog with the system...

Download full article: http://www.megaupload.com/?d=SWGFJZQ3

Akhirnya NGEBLOG Jugaaaa…….

Wednesday, February 27th, 2008

Hoohoho….udah kaya judul acara telepisih aja ni… Tapi memang benar itu adanya. Setelah hiatus sekian lama dari dunia blog akhirnya saya kembali. Jaman baheula dulu masih ngeblog di friendster. Pas anak - anak sejagad raya lagi heboh blogspot ma wordpress, eh saya malah adem ayem ajah…

Tapi apa daya, karena semua teman di kampus ngeblog, sampai muncullah apa yang dinamaken dengan kantin milan, ya sudah. Seperti orang yang kena pothenzol.. Saya langsung blingsatan belajar wordpress dan cari hostingan…wkakakakakaa

Post pertama nih, ga usah panjang-panjang dulu kali ya..sekedar testing = setetes langsung posting (halaaaaaahhh). Sip!!!

Experienced The Indosat 3G

Monday, February 25th, 2008

These days I liked to surf on the internet using my 3G handphone. As you have noticed, I use Indosat IM3 for my SIM card. Want to know how it was going? Well, let’s find out!

First of all, I would like to tell you how to get Indosat 3G service. All you have to do is sending an SMS. Type 3G<space>your handphone’s brand<space>your handphone’s type, and then send it to number 3000. For example, I have Sony Ericsson W950i, so I type “3G SE W950i”. It’s easy, right?

After you send it, you need to be patience waiting for the reply. Indosat will send a reply in 24 hours. In my case, it didn’t take so long. After a few minutes, I got a reply. It said that I was given a password to activate the 3G registration. Then, I got an SMS which had an auto-setting function within. When I accepted that SMS, it automatically set up my handphone’s configuration, so I could use my 3G handphone’s features on the 3G network. Yeah!

At first time, I tried it to browse on the internet from my handphone, not connected yet to my computer. Whoa! I got a faster connection than before! That was nice. Then, I tried to connect it to my computer as a modem. My web browser ran fast when opened up websites on the 3G internet access. Last night, I downloaded an 11 MB software. It took about 13 minutes with more-less 14 KB/s of speed access. Pretty good. But, when I tried to download more softwares, while still downloading one, its speed access dropped down. It was only 3-5 KB/s. Quite slow!

Ah, I almost forget to tell you about the Indosat mobile internet services. I use Time-Based Indosat mobile internet service. It only costs IDR 100/minute. To get Time-Based service, just put “indosat@durasi” in as username and password for your internet account in your handphone’s configuration. If Time-Based service doesn’t suit you, you can switch it to Volume-Based service. Volume-Based service costs IDR 1/KB. Use “gprs” for your username and “im3″ for your password to get this service.

So far so good to me. Unless, about the speed access problem when download massive softwares. I can’t count on Indosat 3G for it, better go out find hotspot area. But, the ultimate problem is the 3G network itself. I don’t always get on 3G network all the time. To get on 3G network, I usually go upstair on 2nd floor, in my house! What a troublesome. Okto told me that 3G network’s coverage area is different from general GSM network. But, I don’t know the details. That’s why 3G network is not spread evenly. This is a minus point from me. Hopefully, Indosat will solve this problem, so it can cover more areas.

In English, Please

Saturday, February 23rd, 2008

Well, I tried to write down this article in English. So, I apologize if there are some mistakes in my English. My bad. Okay, let’s see what I have!

I don’t know how to start it because all I want to do is just write this article in English. I don’t have any special topic for this article. But, I won’t let it go like that. I will try to give you a shit shot.

Umm…where should I start? Okay, let’s start it with “behind the scene” section. First, as I remember, I viewed Rei’s blog when he gave a comment in my old blog. I traced his link, and voila! I found his blog, written down in English! Wow! That was amazing. Even I met him everyday, I didn’t have any idea that he could write like that. Then, I realized that he grew up in Bali, The God’s Island, where people all over the world came to enjoy its beautiful sceneries. So, it did make sense he was good in English.

Sinang has a blog with some English articles too. He is good in English, as I see it. I don’t know how or when he learn English. I think he just learn it by himself, because he never take an English course or something like that. But, it doesn’t matter. As long as you keep practicing, your English will get better.

Next stop, we got sangprabo (Bowo) wrote an article in his blog. He said that a journal should tell his English-learning progress. Nice words. I 100% agree with that. By writing a journal, we learn to improve our English, especially, as usual as always, in grammar. Then, I looked at Aldo’s blog. He said something about writing article in English, also with a few tips. Those tips is really something, it’s useful for me. In Aldo’s website (it’s different with his blog), he also mentioned the same thing. Hmm… So, I was thinking to write this article.

And then, I started writing this article a moment ago, without prepared it before. Just wrote it. Like Nike’s commercial tagline, “Just Do It”. Now, I present to you this article, my first article written down in English. What a short story to tell, huh? But, I think it’s okay for a beginning. Hopefully, I can write article in English again. You know, some people are hard to express train themselves in English. They can’t find the right words to describe what they’re feeling. I hope that won’t happen to me. Please, don’t.

Jembatan Penyeberangan Terakhir di Jogja

Saturday, February 23rd, 2008

Bagi kota besar seperti Jakarta sebuah jembatan penyeberangan merupakan satu hal yang sangat penting bagi pejalan kaki untuk dapat beralih ke sisi lain jalan raya tanpa terganggu oleh lalu lintas yang ada. Sebenarnya alternatif untuk menyeberang bagi pejalan kaki adalah zebra cross dan jembatan penyeberangan, tapi bagi lalu lintas seramai Jakarta maka jembatan penyeberanganlah pilihan utama, walau banyak orang masih lewat dibawah jembatan penyeberangan. Mereka itu adalah orang2 yang tidak berfikir rasional -> kuliah artificial intelegence kemaren.

Berbeda dengan Jakarta, bagi Jogjakarta yang merupakan kota yang tidak sepadat dan seramai jakarta, sebuah jembatan penyeberangan bukanlah sesuatu fasilitas umum yang dipandang penting, oleh karenanya kita akan sangat jarang menjumpai adanya jembatan penyeberangan di kota Jogjakarta.

Tapi tahukah anda kisah tentang jembatan penyeberangan terakhir yang ada di Jogjakarta? Jembatan penyeberangan yang saya maksud adalah jembatan penyeberangan publik bukan jembatan penyeberangan khusus seperti jembatan penyeberangan yang ada di kampus pertanian UGM ataupun jembatan penyeberangan yang baru dibangun di kampus UIN (IAIN Sunan Kalijaga).

Setahu saya jembatan penyeberangan publik yang terakhir ada di Jogjakarta adalah jembatan penyeberangan yang berada di depan pasar kranggan (sebelah barat tugu). Tapi sayang jembatan tersebut saat ini telah tiada, dengan kisah yang tragis: terpaksa di runtuhkan karena ditabrak oleh sebuah truk kontainer yang tidak tahu batas ketinggian yang dapat dilewati di jalan tersebut. Ya jembatan kini menjadi sejarah karena kecerobohan seorang supir sebuah truk kontainer yang menabraknya beberapa tahun lalu.

Memang jembatan penyeberangan itu tidak langsung roboh ketika peristiwa sadis itu terjadi, tapi karena sudah rusak parah, maka jembatan itu dirobohkan tanpa adanya usaha untuk memperbaiki. Mungkin karena fungsinya yang tidak maksimal. Tapi sebagai sebuah museum jembatan penyeberangan Jogjakarta, seharusnya bangunan ini tetap dijanga dan dilestarikan. Paling tidak sebagai penanda bahwa di kota Pelajar ini pernah ada jembatan penyeberangan.

Tugas Sudoku

Friday, February 22nd, 2008
Sebenarnya ni soal final test pseudocode dari Pak Ardhi, “Create pseudocode and flowchart for solving Sudoku case” Kaget juga si, karena waktunya cuma bentar dan ga cuma itu soalnya. Untungnya, buat beberapa soal termasuk yg inih, dikerjain di rumah dan working in group. Jadi, bisa bernapas lega… Sekarang dah beberapa minggu berlalu dan tugas Sudoku ini [...]

I Love Friday

Friday, February 22nd, 2008
Jumat adalah hari yang paling menyenangkan dalam 1 minggu, bukan sabtu ato minggu tapi Jumat !! Kenapa?karena setelah Jumat adalah Sabtu dan Minggu, yang artinya adalah libur, horeee….Selain itu, Jumat adalah hari yang pendek dimana istirahat di hari Jumat 2 jam dari jam 12 ampe jam stgh 2, trus sorenya ada “Happy Hour”, jadi pulangnya [...]

Uninstall Deepfreeze 6

Wednesday, February 20th, 2008

I don’t responsible for misuse of this article. I intended to share my knowledge because I see many people had this kind of problem on their computer.

You have to read this instruction completely and make sure you understand each step before you decided to do it.
Ok, to uninstall deepfreeze version 6 do this following step:
1. Prepare your CDROM, windows xp installer CD, and deepfreeze 6 installer
2. Set your first boot priority to CD-ROM (Go to your BIOS>Advanced BIOS Features, change from HDD-0 to CDROM)
3. Restart your computer and choose boot from CDROM
4. Do the step just like when you install your windows
5. When you reach “ENTER TO SETUP”, Press enter and then press F8. Wait for a while.
6. Press R for repair (Repair Setup). If repair choice not exist after you press F8, then DO NOT continue the instruction no 7 untill 10.




7. After press R, follow windows instruction till finish.
8. Now, prepare your deepfreeze 6 and clicked it double.
9. window of uninstall deepfreeze will show and do uninstall.
10. Now, your problem will be solved.

translated from: tsaqief.wordpress

addthis_url = 'http%3A%2F%2Fazizperdana.web.ugm.ac.id%2F2008%2F02%2F20%2Funinstall-deepfreeze-6%2F'; addthis_title = 'Uninstall+Deepfreeze+6'; addthis_pub = 'azizperdana';

A Night with Rumi

Saturday, February 16th, 2008

Semalem habis dateng ke acara peringatan Rumi, jujur pengen dateng karena penasaran, siapa sih sebenernya si Rumi ini?

rumi.jpg

Rumi, atau Jalaluddin Rumi tepatnya, adalah seorang sufi yang paling terkenal di dunia Islam, akhir-akhir ini fenomena tentang Rumi ini sedang bener-bener booming di Amerika, menurut pembicara, ada satu hal yang mendasari kepopuleran Rumi di Amerika, yaitu toleransi-nya kepada setiap manusia

Rumi menggunakan pendekatan cinta kepada Tuhan sebagai inti dari setiap puisi dan karya-karyanya, ini lah yang membuatnya toleran kepada setiap pemeluk agama, baik Muslim, Nashrani, Hindu, Budha dan agama-agama lain, ajaran cinta yang universal membuatnya menembus sekat-sekat religius, Rumi mengibaratkan cinta Tuhan adalah suatu samudera tak bertepi (Ocean without shores), kemudian manusia mulai membatasinya sendiri, dengan alam pikirannya yang terbatas, manusia mulai ‘memanusiakan’ Tuhan, dan memberinya sifat-sifat yang masuk di akal manusia, sebuah analogi, ketika Tuhan adalah air samudera tak terbatas, manusia kemudian menaruhNya di gelas, dan kemudian bentuk Tuhan itu adalah seperti gelas, lain lagi yang meletakkanNya di dalam mangkok, maka dia akan mendapatiNya dalam bentuk mangkok saja, keterbatasan akal dan pikiran ini lah yang membuat manusia menyempitkan makna Tuhan, sesuai dengan keterbatasannya tadi, ada yang menyerupai gelas, mangkok dan batasan-batasan lainnya

Batasan-batasan ini lah yang kemudian membuat manusia berpikir bahwa ajarannya adalah yang paling benar, hukumnya lah yang paling benar, merasa paling mengerti Tuhan, padahal sebenarnya mereka telah memikirkan Tuhan dengan ‘pikiran’ mereka sendiri, dan sesungguhnya mereka tidak mampu

Ajaran-ajaran Rumi yang toleran, inklusif dan menembus batas ini kemudian menjadikan ajarannya sangat populer, bahkan menjadi popular religion di Amerika, banyak orang yang kemudian berbondong-bondong mempelajarinya

Tapi di sisi lain, kepopuleran Rumi ini membuat orang-orang bertanya..Apakah benar Rumi ini seorang muslim?apakah dia benar seorang yang memeluk agama Islam?atau dia hanyalah seorang rohaniwan yang tidak terikat pada suatu agama tertentu?hal ini menjadikan identitas Rumi terdistorsi

Kemudian si pembicara melanjutkan, Rumi tidak serta merta ‘terbang ke langit’ dan bertemu Tuhan, dia memulainya dari bawah, tergopoh-gopoh mencari Tuhan, meniti makna Tuhan yang terserak, hingga justru dengan usaha kerasnya menjalankan syariat Islam inilah, pada akhirnya dia menemukan Tuhan, hingga akhirnya dia menemukan hakekat cinta Tuhan, yang kemudian mengantarkannya hingga ke tahap ma’rifat.

Pemaknaan ketuhanan Rumi ini kemudian teralir ke karya-karyanya, salah satunya yang paling legendaris yaitu al-Matsnawi al-Maknawi, konon adalah sebuah revolusi terhadap Ilmu Kalam yang kehilangan semangat dan kekuatannya. Isinya juga mengkritik langkah dan arahan filsafat yang cenderung melampaui batas, mengebiri perasaan dan mengkultuskan rasio.

Sebagaimana ajaran tasawuf, ajaran Rumi pun sulit dipahami, khususnya oleh orang-orang awam seperti saya ini, ajaran yang menurut saya masih berada dalam sektor abu-abu sekaligus samar ini kadang sulit dimengerti, semuanya masih cenderung subjektif berdasarkan pengalaman dari pelakunya sendiri

Whirling dervish

darwis.gif

salah satu tradisi yang paling khas dari ajaran sufistik adalah whirling dervish, yaitu suatu dzikir ala sufi yang menggunakan musik dan tarian sebagai sarananya

Sebelum memulai tarian itu, seorang dervish harus terlebih dahulu melakukan beberapa ritual, yang pertama mereka harus bersuci, selanjutnya mereka harus mendapatkan approval dari sheikh (pemimpin spiritual) mereka, dan untuk menjadi seorang dervish, anda harus memiliki hati yang bersih dan suci terlebih dahulu

dervish-2.jpg

dari video yang saya lihat kemaren, mereka memulai dengan berwudhu, selanjutnya mereka merendahkan diri di depan sheikh mereka, dan mulai menyilangkan tangan di dada mereka, sebagai simbol merendahkan diri, mereka mulai memejamkan mata, dan selanjutnya dengan berporos pada kaki kiri, mereka mulai berputar perlahan, perlahan hingga kemudian bertambah cepat hingga mencapai suatu kecepatan konstan tertentu, dan kemudian melambat, dan pada akhirnya berhenti

Unik?Jelas! saya heran, energi apa yang membuat mereka bisa berputar stabil seperti itu? kekuatan dari mana yang membimbing putaran itu?yang sangat menakjubkan hingga tidak terjadi tabrakan di antara dervish satu dengan dervish yang lain…apakah ada koreografi tertentu disana?kemudian apa juga yang mereka rasakan hingga mereka bisa berdiri tegak seperti itu?terlihat jelas di wajah para dervish sebuah kenyamanan dan kedamaian yang luar biasa, mereka nyata sedang dalam kondisi trance!!

Jelas mereka sedang menikmati sesuatu, sesuatu yang mungkin hanya dapat mereka rasakan sendiri, seperti seorang pemadat yang sedang terbang dibuai morfin, seperti seorang pendo’a yang sedang tenggelam dalam kenikmatan do’anya, seperti..

..melayang..

Entah bagaimana rasa dan caranya, sepertinya hal itu hanya bisa dirasakan, tidak bisa dibagi, diceritakan atau mungkin diwariskan

hingga pada akhirnya saya takjub, dan meninggalkan acara tersebut dengan sejuta tanda tanya..

..

..????..

wallahua’lam bisshawab

tes Law of Attraction

Monday, February 11th, 2008

law1.jpg

Setelah baca di salah satu oknum rekan di kantinmilan….. pengen juga coba2 untuk melihat seberapa hebat saya(halah…!!), dan tanpa tedeng aling-aling langgung saja saya masuk ke situs yang bersangkutan . Setelah di cecar dengan 25 pertanyaan maka segera bermunculan hasil test tersebut…

 

update-nya…… “”

(more…)

Welcome to Djakarto

Sunday, February 10th, 2008

It’s really hard to write what is actually in our mind in english (”linggis” in Bahasa Indonesia) language. Sometimes, your head can’t translate well what you’re really think. Pff… Anyway, I’ll try to tell my story of my early week in Djakarto City, city of lights, city of pollutions, city of moral degradation, and of course, city of babes.

I arrived at Gambir Station at 19 pm , 29 Jan. I was looking around for a taxi. Someone offer for a taxi. I asked him, “It is a blue bird taxi?”. “No.” , he answered. I said, “I’m sorry sir, I’m looking for a blue bird taxi”. Surprisingly, he replied with shouting (in Indonesia) “Dasar banci, badan doang aja yang gedhe, banci !!”. It means (kinda) : damn you, fucking transexual. What a shit. Being intimidated at my first step in Djakarto? Damn..

(more…)

Loving You..

Sunday, February 10th, 2008

s’times when i’m all alone
i think of the beautiful things we did together
i start to wonder if there’s anybody else
who means more to me than you do
your love has kept on burning
throught sweet and sad times
Your love has kept me alive throught good
and ugly times
It keeps growing like a steady flame
there’s one thing that i’m sure of
and that’s your love
I’ve always loved you so much
And I’ll love you forever..

Japan Acoustica

Saturday, February 9th, 2008

jp.JPG

Adalah sebuah pertunjukan yang ke-semuanya memainkan musik Jepang.
Sebuah acara yang diprakarsai oleh Harujukja

dan tentunya di pertonton bebas untuk khalayak ramai

Maunya kalo di Bank pelayanan adalah segalanya..!!

Wednesday, February 6th, 2008
Sial… Sial… Sial… Kata - kata itu yang keluar dari mulutku siang ini…, kenapa yah hari ini koq sial banget… Jadi begini ceritanya kenapa saya yang tidak biasanya misuh - misuh ini sampai begitu kesal. Siang tadi sama ibuku disuruh cetak / print semua buku tabungan yang ada mulai buku tabungan dari ibuku, aku, dan adekku, setidaknya ada 4 [...]

6 Jam untuk 295 Km

Tuesday, February 5th, 2008

jenak-di-jombang.jpgAlhamdulillah

Uuuh… akhirnya bisa mudix pake Joss-Tigy meski sempat tertunda sebulan. Persiapan demi persiapan cukup matang. Ada satu botol air putih dan satu botol juga kopi yang telah dibekukan selama 2 x 24 jam. Maklum.. beberapa hari terakhir siang hari cukup panas. So, biar ga dehidrasi di jalan. he..he.. Bensin semalem sebelumnya sudah di isi 50 rebu. Sampe luberrr….

Berangkat dari Kantor MindSound Jogja skitar jam 11.00wib.

Jedah Perjalanan, ngaso Pertama di posisi spedo 63Km dari Jogja. Istirahat untuk sarapan dan juga makan siang di Nusukan Solo. Sekalian nostalgila di sebuah warung Tongseng Kambing depan kantor tempat aku kerja tahun 2001-2002 dulu. Taste yang masih sama seperti dulu. Uenak tenan….

Stengah jam sudah cukup untuk makan dan sebatang rokok. Lanjut lah…

Oh ya, buat yang mau perjalanan jauh (mungkin) ke Surabaya, perlu untuk lebih hati-hati. Didaerah Ngawi, beberapa kilometer sesudah perbatasan propinsi, cukup banyak lubang dijalan raya… Mungkin karena ditengah hutan jadi tak terurus. Anehnya, lubang-lubang tersebut justru di skitar tengah-tengah badan jalan.

wush…. wush…

Ga’ terasa sudah sampe Jombang. Posisi spedo 236Km (dari Jogja). Eh nemuin tempat mangkal Mie Ayam yang kosong alias sedang libur. Waoww.. bisa selonjoran dech. Oh My God… Baru nyadar kalo bawa CamDig tapi useless alias ga kepake. Koq jadi pikun gene yah…

No Problemo… mari photo-photo …

Pose di Ngaso Kedua

Agak lama juga ngaso Kedua ini. Dikit demi dikit kopi langsung habis.., seger tenaannn.. aaahhhh..

Kali ini ngebut abizz… Tapi harus lebih hati-hati lagi, maklum jam-jam sore karyawan pabrik lagi bubaran. Bentar-bentar ada satpam nyetop tiba-tiba buat nyebrangin karyawan. Sabar…sabar…

Spedo menunjuk diangka 295,0Km, tepat di depan rumah. Bapak Ibu-ku sedang asyik ngobrol di depan rumah seakan-akan sudah menanti kehadiran putra ganteng kesayangannya. Ehem… Padahal pulang kale ini, buat surprize.

Ternyata irit banget yah pake Tigy, bensin masih ada tuch… Kira-kira masih lah 3-4 liter… Mantap..

Alhamdulillah… Alhamdulillah… Cuti kantor kali ini akan ku manfaatkan sebaik-baiknya dech…

Sampai jumpa kembali Jogjaku… See You…

Professional Search Engine Optimization with PHP

Monday, February 4th, 2008


Welcome to Professional Search Engine Optimization with PHP: A Developer’s Guide to SEO!

Search engine optimization has traditionally been the job of a marketing staff. With this book, we examine search engine optimization in a brand new light, evangelizing that SEO should be done by the programmer as well.

For maximum efficiency in search engine optimization efforts, developers and marketers should work together, starting from a web site’s inception and technical and visual design and moving throughout its development lifetime. We provide developers and IT professionals with the information they need to create and maintain a search engine–friendly web site and avoid common pitfalls that confuse search engine spiders. This book discusses in depth how to facilitate site spidering and discusses the various technologies and services that can be leveraged for site promotion.

Download full article: http://www.megaupload.com/?d=4OBGS0IL

I just Can`t Say The words

Monday, February 4th, 2008

Aku tidak tahu kapan perasaan ini bermula
perasaan menyukai senyummu
Aku tidak tahu kapan perasaan ini bermula
perasaan yang merindukanmu
Aku tidak tahu kapan perasaan ini bermula
perasaan menyukai tawamu

Yang aku tahu pasti
Jantungku berdebar cepat saat kau tersenyum
Yang aku tahu pasti
Pikiranku selalu memikirkanmu
Yang aku tahu pasti
Mataku selalu melihat dirimu

aku sadar ini bukan cerita dongeng
dan aku bukan pangeran
pangeran yang mempunyai kuda putih
Tapi aku tahu…
cintaku lebih dari sekedar kata “aku mencintaimu”

addthis_url = 'http%3A%2F%2Fazizperdana.web.ugm.ac.id%2F2008%2F02%2F04%2Fi-just-cant-say-the-words%2F'; addthis_title = 'I+just+Can%60t+Say+The+words'; addthis_pub = 'azizperdana';

Pasang Spion Kamu..!!

Monday, February 4th, 2008

Pasang Spion Kamu..!!Alhamdulillah…

Untung dari awal spion sudah lengkap terpasang komplit, kanan dan kiri. Meski pernah seminggu merasakan spion kanan doang. Mau ganti spion yang lebih ‘macho’ dan kekar ben imbang sama motornya. Spion asli bawaan Joss-Tigy terlalu panjang melebihi panjang stang-setir. Cari sana-sini tapi belum nemuin yang pas. Ada yang tau cari spion yang aku idamkan, bantu dong..?!

Hari ini ada informasi dari seseorang yang sangat ku kenal, kalo di Jogja sudah mulai diberlakukan Spion Komplit. Maksudnya, kanan-kiri terpasang pada tempat semestinya. Katanya seh masih dalam taraf sosialisasi, tapi waspada… Ada yang kurang, pasti… tilang dong. Berapa ribu..? Jawab sendiri..

Makna dan fungsi spion, semua pasti tahu dan paham tanpa terkecuali. Anak TK aja tahu…! Sama halnya bahaya merokok, para perokok juga tahu. Tapi…. ya gethuw dech

So, Pasang Spion Kamu..! Mulai saat ini.

gambar : Honda CBR 1000RR

Berhituuung..mulai..

Saturday, February 2nd, 2008

Hari Kamis kmren, pas banget akhir tanggal bulan Januari, di Mp ada gawe gede bertajuk StoCKOpname, jadi di toko itu semua buku dihitung ulang, dicatat raknya dimana, berapa lakunya, selanjutnya mw diapain..dsb..dsb..

Skuad lengkap Mp, hadir tepat jam 21.00 teng! bahkan bu owner dan pak owner ikut turung gunung membabat buku-buku tersebut, emang mw ngapain siy? *saya masih nggak dong*

hingga tiba saatnya briefing oleh Mas Fulan *saya lupa namanya*, jadi tiap-tiap kru diberi sebuah list, kira-kira ada 10 halaman, yang berisi judul, kode buku, stok dan entitas-entitas *bahasanya Sok NgoRacle* laennya, nah setelah itu kami berlimabelas ini langsung bergerak, terserah mau nempur per rak, per judul buku terserah, yang penting kerjaan beres.

Awalnya sih menyenangkan, saya sekalian ngapalin lokasi buku, kadang-kadang juga menemukan buku-buku yang judulnya aneh-aneh, macam “10 hari menjadi perayu ulung”, “Menyikapi birahi yang sedang tinggi” sampai “Jangan main-main dengan kelaminmu” P , tapi seiring detik berjalan, lama-lama melelahkan juga, nggak sadar waktu udah teng jam 12 malam, Ooh God saya baru dapet 4 halaman, itu pun blom full, gimana nggak, satu halaman tuh isinya banyak banget, mana tulisannya agak kecil2 pula, jadinya tambah susye boi..akhirnya saya ngebut, tapi tambah puyeng juga, wong bukunya itu banyaaaak bangettt, perasaan nggak abis2 lah buku tuh kami hitung..dan sampe lah jam 3 pagi, kondisi saya dan teman-teman mulai drop, banyak korban terkapar, bergelimpangan, berdarah-darah menahan serangan sekutu *halah! jadi ngawur* , dan akhirnya pak owner mulai tak sabar dan bilang “komando saya ambil alih..!!” sekarang semuanya kumpul dan cek list buku mana aja yang blom kehitung

Akhirnya pak komandan mulai berteriak2 judul buku, dan yang kebagian jatah ngitung (misalnya dia bilang ‘Harry Potter, su..cepaaattt..!!’ *kata-kata “su” dan “cepaat” sebenarnya nggak ada  ;P  * maka yang kebagian list tuh buku langsung terbirit2 nandain buku itu) mulai lari-lari nandain buku, jadinya kita smua jadi bergerak simultan dan acak, cukup lucu..beberapa kawan yang cukup lemot bahkan harus menunggu beberapa detik dulu baru sadar klo stok buku itu ada di list-nya hehehe..

tak terasa waktu berjalan…hingga adzan menggema..

beberapa shalat, dan beberapa melanjutkan..hingga akhirnya Matahari di awal bulan Februari pun terbit, walaupun kerjaan kami blom selesai semua..

Akhirnya karena kondisi sudah tak memungkinkan lagi, pekerjaan dihentikan..

Lumayan..setelah hampir 10 jam bekerja, ribuan buku itu 96% tercatat, sisanya yaah biar malaikat saja yang mencatatnya *looh??*

capek?jelas..dan akhirnya saya mpe kos langsung tepar..baru bangun oleh teriakan muadzin shalat Jum’at..

“Hayya’alasshalaaaahhhh…”

langsung terbangun, ambil handuk dan lompat ke kamar mandi..serba kilat

lagi-lagi..terbirit-birit mengejar jum’atan..

Fiuuhh…